Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia (STIKOM PROSIA) merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dituntut untuk mengutamakan kualitas, kuantitas, dan produktivitas dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai perguruan tinggi swasta, STIKOM PROSIA dituntut pula untuk berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa (nation’s competitiveness). Kemampuan ini tentunya memerlukan persyaratan keorganisasian STIKOM Prosia yang sehat (organizational health) dan kemandirian dalam pengelolaan (autonomy), sehingga manajemen tata kelola yang baik (good university governance) menjadi amat penting. Sebagai lembaga pendidikan, STIKOM PROSIA mengemban misi dan cita-cita luhur untuk:

  1. mencerdaskan bangsa dan mengembangkan kehidupan bangsa;
  2. menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan alam, ilmu sosial dan kemanusiaan, teknologi, dan seni yang unggul; serta
  3. menyelenggarakan pendidikan yang bermutu tinggi, melakukan penelitian dan pengembangan ilmu untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

STIKOM PROSIA telah memasuki usianya yang ke-17 tahun senantiasa selalu membenahi diri, baik dalam pengelolaan maupun out-put sarjana yang dilahirkan.  STIKOM PROSIA mempunyai lokasi yang sangat  strategis, tidak jauh dari pusat keramaian dan pusat kota. Gedung/kampus memilikii fasilitas-fasilitas perkuliahan sangat represantatif, sehingga memberikan kenyamanan mahasiswa belajar dan dosen mengajar, memiliki fasilitas internet gratis yang membuat mahasiswa semakin betah belajar dan  berorganisasi di kampus STIKOM PROSIA.

STIKOM Prosia merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Jakarta, berdiri tanggal 08 Juli tahun 2002, berada di bawah naungan Yayasan Profesi Indonesia, STIKOM PROSIA yang ber-alamat di jalan  Tegalan 1E Palmeriam Matraman, Jakarta Timur 11340, memiliki  program studi Ilmu Komunikasi jenjang Strata Satu (S1). 

Program pengembangan STIKOM PROSIA diarahkan pada luaran dalam bentuk TriDharma Perguruan Tinggi, yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di bidang pendidikan, sampai tahun ajaran 2017/2018 STIKOM PROSIA telah menghasilkan lulusan sejumlah 801 (delapan ratus satu) orang. Sedangkan dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, STIKOM PROSIA memiliki Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM).

LPPM STIKOM PROSIA didirikan sesuai dengan  SK Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia Nomor: 01.07/SK/KA/S.PROSIA/III/2014 tertanggal 18 Maret 2014 Tentang Pendirian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan SK Nomor: 02.001/SK/KA/S.PROSIA/III/2017 tertanggal 21 Maret 2017 tentang perubahan SK nomor 01.07/SK/KA/S.PROSIA/III/2014 tentang Pembentukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia sehingga  sampai saat ini telah berumur 4 tahun.

Untuk mendukung tugasnya maka struktur LPPM di fokuskan pada fasilitasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang terdiri atas Kepala Lembaga, Sekretaris, Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kelompok Dosen Ber-NIDN/NIDK.
Struktur organisasi LPPM STIKOM PROSIA adalah sebagai berikut:

POLA ILMIAH POKOK BERBASIS MEDIA DIGITAL

Sesuai dengan bidang keilmuan yang dikembangkan di STIKOM PROSIA, bidang kajian yang menjadi wilayah ranah kreatif dan inovasi para dosen dan peneliti adalah bidang komunikasi dibagi menjadi 3 (tiga) bidang kajian yaitu :

  1. Bidang Public Relations
  2. Bidang Broadcasting
  3. Bidang Advertising

Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia  senantiasa  tanggap  dalam menangkap dan menyikapi isu-isu yang bersifat kekinian. Hal itu menyebabkan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia mempunyai kepedulian terhadap fenomena yang berkembang di masyarakat,  dapat diartikan bahwa seluruh kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh prodi yang ada di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia selalu dikaitkan dengan kepedulian terhadap media digital. Atau seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia berbasis kepedulian, pengendalian, dan mengkritisi terhadap media digital. Pengertian  media digital yang dimaksudkan di sini adalah segala situasi, kondisi, dan konsekuensi media dan sekitarnya merupakan tanggung-jawab civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia untuk membangun, menjaga, dan melestarikan media digital tersebut menjadi lebih kondusif.

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia berusaha meningkatkan pengelolaan lembaga, kinerja para petugas, dan kualitas keluaran berupa hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sangat penting dan secara terus-menerus diupayakan untuk mewujudkan LPPM benar-benar mampu mengemban tugas dan mengembangkan Tridharma di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.  Intensitas pengembangan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat akan memberi kontribusi terhadap kualitas institusi dan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia semakin dipercaya oleh masyarakat umum.

Dalam upaya peningkatan mutu dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia dilengkapi pula dengan fasilitas-fasilitas pendukung seperti:

  • Beberapa laboratorium,  laboratorium-laboratorium tersebut dimanfaatkan dan dikelola oleh Institusi yang pada pelaksanaannya dilakukan oleh Prodi.
  • Mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen maupun mahasiswa.
  • Perpustakaan Institusi adalah tempat pendokumentasian hasil-hasil penelitian tersebut.
  • Wadah publikasi dari hasil-hasil penelitian tersebut adalah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh LPPM.
  • Disamping itu pendokumentasian sekaligus publikasi hasil penelitian dapat dilakukan melalui media internet yakni Website Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia.
Tahun Penelitian PKM Publikasi Ilmiah
Jurnal Proceeding Buku
2017/2018 13 7 15 0 0
2016/2017 13 5 14 0 0
2015/2016 10 4 14 0 0